Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Ganda Putra dan Campuran Optimistis Sumbang Poin di World Junior Championships

Written By bopuluh on Kamis, 17 Oktober 2013 | 22.05

JAKARTA, Kompas.com - Nomor ganda putra dan ganda campuran masih menjadi andalan skuat Indonesia pada pertandingan beregu di ajang BWF World Junior Championships 2013 di Bangkok, Thailand, 23 Oktober-3 November. Lewat dua pasangan andalan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Arya Maulana Aldiartama dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Masita Mahmudin, diharapkan dua poin kemenangan diamankan tim junior Indonesia.

"Kami yakin dengan kemampuan pemain-pemain ini, peluang mereka terbuka. Kekuatan mereka juga imbang kalau dibanding wakil dari negara-negara lain. Kami optimis dapat menyumbangkan poin di pertandingan beregu. Optimis itu harus, tetapi jangan kebablasan, harus waspada terus," kata Sigit Budiarto, Pelatih Ganda Putra dan Ganda Campuran tim WJC 2013 seperti dikutip badmintonindonesia.

Berdasarkan hasil undian yang dilansir BWF (Badminton World Federation), Indonesia berada di Grup X1 bersama Perancis, Amerika Serikat, dan Sri Lanka. Untuk lolos ke babak perempat final, Indonesia mau tak mau harus menjadi juara grup. Jika lolos, kemungkinan besar Indonesia sudah ditunggu Malaysia yang menjadi tim unggulan di Grup X2.

Akan tetapi, menurut Sigit, Indonesia harus mewaspadai setiap negara yang menjadi lawan. Pasalnya, karena peta kekuatan tiap negara kian merata.

"Kekuatan di level junior sekarang makin merata. Para pemainya juga terus berkembang. Kalau dulu kita tidak boleh kalah dari India, Thailand, Jepang, sekarang tidak bisa seperti itu. Misalnya saja Akane Yamaguchi dari Jepang yang masih junior sudah bisa menjuarai turnamen level super series," jelas Sigit.

Seperti diungkapkan Chef de Mission Nusron Wahid, tim Indonesia berharap dapat melebihi pencapaian pada Asia Junior Championships 2013 di Sabah, Malaysia, tim junior Indonesia juga meraih medali perunggu setelah dikalahkan Korea, 1-3. Selama pertandingan beregu, dua nomor ganda dijadikan tumpuan meraih poin. Kevin/Arya dan Kevin/Masita tercatat selalu menyumbangkan poin bagi tim Merah-Putih. Bahkan, keduanya juga tak pernah kehilangan satu game pun.

Ajang  BWF World Junior Championships 2013 akan digelar 23 Oktober hingga 3 November 2013, di Bangkok, Thailand. Pertandingan beregu akan dimainkan terlebih dahulu, disusul dengan nomor perseorangan pada 29 Oktober.

Editor : Tjahjo Sasongko


22.05 | 0 komentar | Read More

Jenazah Terduga Teroris di Bone Tak Diotopsi

MAKASSAR, KOMPAS.com - Jenazah terduga teroris yang ditangkap di Bone, Suardi alias Pak Guru (50) tidak diotopsi. Hal itu diterangkan Kepala Satuan Reskrim (Kasat Reskrim) Polres Bone, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ali Tahir.

"Saya tidak tahu juga lukanya di mana, tapi yang jelas 'Pak Guru' meninggal," katanya saat ditemui di RS Bhayangkara, Jumat (18/10/2013) sekitar pukul 11.30 Wita.

Ali Tahir, petugas hanya melakukan visum luar terhadap jasad Suardi. "Nantilah ada keterangan dari RS Bhayangkara lebih jelasnya," kilah Ali Tahir.

Ali Tahir mengatakan, jenazah Suardi akan diserahkan kepada pihak keluarga usai shalat Jumat siang ini. "Kami dari RS Bhayangkara hanya melakukan pengawalan hingga ke rumah duka di Kabupaten Bone," tandasnya.

Sebelumnya telah diberitakan, tiga terduga teroris, Suardi alias Pak Guru (50), Jodi alias Umail (37) dan Ahmad Iswan (17) ditangkap Tim Densus 88 AT, Kamis (17/10/2013) sekitar pukul 14.15 Wita di Desa Alinge, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Dari penangkapan itu, polisi menyita sepucuk senapan angin, sebilah parang panjang, sepucuk senjata api jenis Baretta, amunisi 12 butir kaliber 9 milli meter. Ketiganya ditangkap tim Denus 88 AT yang sebelumnya dibuntuti mulai Rabu (16/10/2013) di beberapa desa.

Ketiganya sempat berpindah-pindah tempat yakni di Desa Cebba, Desa Benteng Tellue di Kecamatan Amali, Desa Kope, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone. Kamis (17/10/2013) sekitar pukul 08.00 Wita, ketiganya meninggalkan rumah Suardi di Desa Cebba, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone menuju hutan di wilayah Desa Koppe, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone.

Siang harinya, sekitar pukul 13.30 Wita, ketiganya kembali ke luar dari hutan dan menuju ke rumah Suardi dengan mengunakan mobil Avanza DD 567 WI di Desa Alingge, Kabupaten Bone.

Di tengah perjalan, mobil terduga teroris diadang mobil Tim Densus 88 AT dan menangkap ketiga tersangka. Namun, Suardi menembak anggota Densus 88 AT. Suardi pun akhirnya tewas ditembak di lokasi penyergapan.

Editor : Glori K. Wadrianto


22.05 | 0 komentar | Read More

Luwak Dieksploitasi demi Secangkir Kopi


JAKARTA, KOMPAS.com - Organisasi perlindungan hewan, PETA, menyoal eksploitasi luwak atau musang sebagai penghasil kopi bernilai tinggi. Hasil investigasi mereka terhadap produsen kopi luwak di Filipina dan Indonesia menunjukkan, luwak yang dikandangkan dari alam diperlakukan tidak layak.

Para aktivis yang berbasis di Hongkong itu juga menyoal pencantuman kata-kata yang intinya "berasal dari luwak liar" di kemasan kopi luwak. Itu dinilai bentuk penipuan karena biji kopi dihasilkan dari luwak yang dikandangkan, bukan luwak liar.

"Investigasi kami di desa-desa di Indonesia dan Filipina, negara yang menghasilkan kopi luwak terbesar di dunia, menunjukkan bagaimana luwak hidup di kandang sempit dan kotor serta tidak layak," kata Jason Baker, Wakil Presiden Operasi Internasional People for the Ethical Treatment of Animals (PETA), Kamis (17/10/2013), di Jakarta.

Atas temuan ini, ia telah memberi tahu Kementerian Perdagangan. Di sisi lain, ia mengajak konsumen mendukung penghentian praktik itu.

Dalam konferensi pers, PETA menunjukkan rekaman video berisi perilaku stres luwak di dalam kandang. Perilakunya terus-menerus berputar di dalam kandang, menggigit-gigit jeruji kandang, dan mengayun-ayunkan kepala.

Hasil wawancara PETA terhadap sejumlah petani kopi luwak menemukan informasi bahwa luwak dilepas kembali setelah tiga tahun dikandangkan. Itu dinilai terlalu lama dan membuat satwa tak bertahan di alam.

Lebih lanjut Baker menyebutkan, luwak yang biasanya memperoleh buah kopi matang dengan cara memanjat pohon malah dikandangkan. Bahkan, hewan itu dipaksa mengonsumsi buah kopi berlebihan. Padahal, luwak atau musang membutuhkan variasi makanan lain, seperti daging atau buah-buahan.

Terkait tudingan itu, M Teguh Pribadi, Bendahara Asosiasi Kopi Luwak Indonesia (AKLI), tak menampik temuan tersebut. Namun, ia mengingatkan bahwa praktik itu tak dijalankan semua produsen kopi luwak.

Rencana sertifikasi

Saat ini, pihak AKLI masih menunggu persetujuan sertifikat standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI) produk kopi luwak dari Kementerian Pertanian. Teguh memastikan dalam SKKNI dicantumkan syarat kesejahteraan hewan/luwak yang dipekerjakan.

Ia mencontohkan, minimal ukuran kandang bagi luwak adalah 2 meter x 1 meter dengan tinggi 2 meter. "Dalam sehari, luwak membutuhkan makanan sekitar 5 kilogram, 2 kilogram di antaranya biji kopi. Lainnya aneka buah dan daging," kata Teguh. Dari 1 kilogram kopi yang dikonsumsi, hanya dihasilkan 0,3-0,4 kilogram biji kopi.

Teguh mengatakan, pemberlakuan standar itu juga untuk menghentikan praktik pengoplosan kopi luwak dengan kopi biasa. Terkait tudingan penipuan produsen kopi luwak dengan mencantumkan "berasal dari luwak liar" di kemasan, ia berbeda pandangan.

"Semua luwak itu diambil dari alam liar. Setahu saya belum bisa diternakkan atau dibudidayakan," ujarnya.

Kopi luwak dihasilkan dari buah kopi yang dikonsumsi luwak. Feses luwak berupa biji kopi itulah yang kemudian diolah menjadi minuman kopi premium.

Di dunia internasional, kopi luwak menjadi terkenal saat ditayangkan dalam Oprah Winfrey Show dan film The Bucket List. Di restoran di Inggris, satu cangkir kopi luwak seharga sekitar Rp 800.000.

Di Indonesia, harga per cangkir kopi luwak arabika di kedai kopi di Aceh sekitar Rp 60.000, sedangkan kopi arabika biasa Rp 20.000. Adapun bubuk kopi luwak arabika kemasan 100 gram seharga 30 dollar AS (sekitar Rp 300.000) dan kopi arabika biasa 3 dollar AS (Rp 30.000). (ICH/KOMPAS CETAK)

Editor : Yunanto Wiji Utomo


22.05 | 0 komentar | Read More

PascaPerkosaan, Polisi Pasang Reklame Larangan Pacaran di Hutan Karet

Written By bopuluh on Selasa, 15 Oktober 2013 | 22.05

KEDIRI, KOMPAS.com - Polres Kediri Kota, Jawa Timur, memasang papan larangan pacaran di kawasan hutan karet Selopanggung di Kecamatan Semen menyusul terjadinya aksi pemerkosaan yang menimpa seorang pelajar di tempat itu.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Kediri Kota, Ajun Komisaris Surono mengatakan, pemasangan papan itu merupakan bagian dari upaya antisipasi selain dengan melakukan patroli rutin di sekitar lokasi.

"Kami sudah berkoordinasi dengan jajaran Polsek Semen untuk meningkatkan langkah-langkah antisipasinya," kata Surono, Rabu (16/10/2013).

Sebelumnya diberitakan, seorang siswi SMP yang sedang berpacaran dengan kekasihnya yang juga pelajar sebuah SMA, menjadi korban pemerkosaan oleh dua orang pria dewasa. Sebelum pemerkosaan itu dilakukan, para pelaku memaksa pasangan pelajar itu berhubungan intim dan merekamnya menggunakan kamera ponsel.

Selain dua pria dewasa, terdapat empat orang lainnya yang berperan sebagai pelaku perekaman. Peristiwa yang terjadi pada 19 September 2013 itu baru terungkap pada 14 Oktober 2013 setelah seorang pelaku menghubungi korbannya untuk meminta "jatah".

Korban yang ketakutan kemudian melaporkannya pada keluarga dan diteruskan pada kepolisian. Polisi kemudian berhasil melakukan penangkapan terhadap dua pelaku pemerkosaan, yaitu SFD dan ASR. Kedua tersangka akan dijerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun.

Selain itu juga masih melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pelaku lainnya.

Surono menambahkan, saat ini pihaknya juga tengah mengintensifkan sosialiasasi dengan mendatangi sekolah-sekolah guna pencegahan terulangnya kembali peristiwa asusila itu. 

Editor : Glori K. Wadrianto


22.05 | 0 komentar | Read More

Roy Suryo: Evan Dimas Memang Masih Amatir


JAKARTA, KOMPAS.com
- Ketidakpastian status Evan Dimas Darmono, gelandang timnas U-19, ditanggapi Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo. Menurutnya status Evan Dimas sampai saat ini masih amatir.

"Ya, Evan Dimas sampai sekarang memang masih amatir bukan profesional," ungkap Roy, Senin (14/10/2013) lalu.

Hal tersebut disampaikan Roy Suryo terkait permohonan alih status Evan Dimas dari pemain amatir ke profesional yang ditolak PSSI karena klub asalnya Persebaya 1927 tidak diakui sebagai anggota PSSI.

Tidak hanya Evan Dimas, tapi juga Andik Vermansyah yang berasal dari klub yang sama. Andik mungkin terancam tidak mendapat international transfer certificate (ITC) dari PSSI.

Evan Dimas menjadi pembicaraan setelah berhasil memimpin teman-temannya di timnas U-19 menjuarai Piala AFF U-19 September silam. Evan juga mencetak tiga gol penentu kemenangan saat Garuda Muda menundukkan Korea Selatan 3-2 dalam laga terakhir kualifikasi Grup G Piala Asia U-19.

Menpora beralasan, pemain timnas tidak harus berasal dari klub. Tanpa klub sekalipun, lanjut Menpora, seseorang bisa membela timnas jika memenuhi kriteria.

"Tanpa klub pun, kalau dia warga negara Indonesia, wajib hukumnya membela timnas kalau yang bersangkutan bersedia. Jadi intinya, Jangan terus dibalik seolah-olah Evan Dimas itu ilegal," tambahnya.

Sebelumnya, Sekretaris PT Liga yang juga menjabat Deputi Bidang Organisasi PSSI Tigor Shalom Boboy mengatakan, sebenarnya Evan Dimas masih dimungkinkan mendapat status resmi sebagai pemain profesional. Syaratnya, dia mau bergabung dengan klub lain di luar Persebaya 1927.

Persebaya 1927 adalah klub yang berlaga di kompetisi Liga Primer Indonesia (IPL). Dalam konsep penyatuan liga, Maret silam, PSSI menjabarkan empat tahap, dimulai dari menyusun regulasi, verifikasi klub (November-Desember), finalisasi jumlah klub peserta kompetisi pada Desember, dan peluncuran kompetisi baru pada Januari 2014.

Untuk kompetisi profesional paling elite akan terdiri atas 22 klub, gabungan dari 18 klub Liga Super Indonesia (ISL) dan 4 klub IPL, ditentukan dari hasil kompetisi musim ini. Namun, untuk klub IPL yang punya kembaran di ISL dan masuk empat besar, klub IPL itu (ada tambahan istilah dan bukan anggota PSSI) akan dicoret dan digantikan klub di bawahnya yang tidak bermasalah.

"Permasalahannya adalah klub tempatnya bernaung itu statusnya tidak diakui PSSI sebagai federasi sepak bola Indonesia. Status Evan Dimas menjadi pemain profesional bisa diakui federasi kalau ia terdaftar sebagai pemain di klub profesional yang diakui PSSI. Intinya, kami tidak pernah mempersulit pemain," tutur Tigor.

Menyangkut Andik, Tigor mengatakan, PSSI juga tidak akan mempersulit pemain tersebut jika nantinya dia jadi bermain di Ventforut Kofu Jepang. PSSI akan tetap mengeluarkan ITC Andik untuk Federasi Sepak Bola Jepang.

"Namun, di ITC itu, keterangan asal klub Andik bukan Persebaya 1927, melainkan Persebaya yang musim depan akan bermain di ISL," ujarnya. Hal itu dimungkinkan karena sebelum terjadi dualisme liga dan kepengurusan federasi sepak bola Indonesia, Andik bermain di klub Persebaya yang saat itu diakui PSSI.


22.05 | 0 komentar | Read More

Polisi Cari Tahu Kebenaran Isu Kawin Siri Gatot-Holly


JAKARTA, KOMPAS.com
- Penyidik belum mengetahui pasti apakah Holly Angela dan Gatot Supiartono memang menikah siri. Selama ini, hanya orang dekat Holly saja yang mengatakan keduanya telah menikah di bawah tangan.

Untuk mengungkap itu, pada pemeriksaan Gatot di Mapolda Metro Jaya hari ini, penyidik akan mengungkap kebenaran dari informasi tersebut. Ditambah, ada foto Gatot bersama Holly ditemukan di kamar apartemen wanita yang meninggal karena disiksa itu.

"Berdasarkan hasil temuan fotonya bersama korban di apartemen Holly, maka penyidik akan menanyakan isu kawin siri pada yang bersangkutan (Gatot)," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (16/10/2013).

Gatot diperiksa sebagai saksi di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Gatot diduga terlibat dalam kasus pembunuhan Holly di apartemennya, Tower Ebony Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan.

Penyidik menjadwalkan pemeriksaan akan dimulai pada pukul 10.00. Tetapi, Gatot sudah hadir di Mapolda Metro Jaya sejak pukul 07.00 dengan didampingi pengacaranya.

Nama Gatot muncul setelah penyidik memeriksa dua pelaku yang ditangkap, yakni Surya Hakim dan Abdul Latief. Gatot memiliki hubungan dengan Surya, pimpinan kelompok eksekutor bayaran yang menghabisi Holly. Surya diketahui sebagai sopir Gatot.

Polisi juga sudah meminta surat pencekalan untuk Gatot kepada Imigrasi.

Editor : Ana Shofiana Syatiri


22.05 | 0 komentar | Read More

PPI Berkurban 35 Sapi, Anas Bantah untuk Kampanye

Written By bopuluh on Senin, 14 Oktober 2013 | 22.05

JAKARTA, KOMPAS.com — Pada hari raya Idul Adha 1434 H, organisasi yang didirikan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), mengadakan pemotongan hewan kurban.

Meski mengundang media dalam acara tersebut, Anas membantah kurban tersebut dilakukannya untuk mempromosikan PPI. "Tidaklah, kita kan ormas. Kita bukan partai yang butuh kampanye dan promosi untuk 2014," kata Anas di sela-sela acara, Selasa (15/10/2013).

Menurut Anas, yang dipromosikan dalam pemotongan hewan kurban ini adalah rasa semangat untuk saling peduli dan saling berbagi. Selayaknya yang diajarkan Islam, kata Anas, pada hari Idul Adha pihak yang mampu harus berbagi dengan pihak-pihak yang kurang mampu.

Dalam kesempatan tersebut Anas juga ingin mempromosikan kemandirian pangan. Menurut dia, semua sapi dan kambing yang dikurbankan adalah produk lokal. "Karena masalah pangan ini sekarang makin serius," lanjut Anas.

Total, 35 sapi dan empat kambing dikurbankan oleh organisasi massa yang berdiri sejak 15 September 2013 itu. Pemotongan dilakukan di kediaman Anas yang sekaligus dijadikan kantor PPI, di Duren Sawit, Jakarta Timur.

Editor : Kistyarini


22.05 | 0 komentar | Read More

Jika Ditolak Jadi Kapolri, Ini Komentar Sutarman


JAKARTA, KOMPAS.com
— Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Sutarman menyatakan siap menghadapi uji kepatutan dan kelayakan sebagai calon Kepala Polri di Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat yang dijadwalkan digelar Kamis (17/10/2013).

"Kita sudah siap," kata Sutarman seusai shalat Idul Adha 1434 H di Lapangan Bhayangkara, markas besar Polri, Jakarta, Selasa (15/10/2013).

Apa saja persiapan fit and proper test yang dilakukannya? Menurut Sutarman, semua dipersiapkan sendiri tanpa ada tim sukses. Ia menambahkan, pelaksanaan tugas-tugas selama ini, mulai dari menjadi kepala polsek hingga Kabareskrim, merupakan langkah persiapan.

Ketika disinggung mengenai penolakan dari berbagai kalangan terhadap dirinya untuk memimpin Polri, awalnya Sutarman enggan berkomentar. Namun, ketika didesak, akhirnya ia mengaku tidak mempermasalahkan.

"Sah-sah saja orang mau bilang apa. Itu adalah hak masing-masing karena setiap orang punya penilaian, baik dari aspek negatif maupun positif," katanya.

Seperti diberitakan, Sutarman adalah calon tunggal Kapolri yang diajukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada DPR. Jika disetujui DPR, Sutarman akan menggantikan Jenderal (Pol) Timur Pradopo.

Pencalonan Sutarman itu tidak berjalan mulus. Berbagai pihak mengkritik Sutarman jika melihat rekam jejaknya di Bareskrim Polri. Selain dinilai tidak berprestasi dalam pemberantasan korupsi, Bareskrim di bawah pimpinan Sutarman sempat berkonflik dengan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Sedianya, Timur baru akan pensiun pada Januari 2014. Namun, Presiden berpendapat perlu ada percepatan pergantian Kapolri agar pejabat baru bisa mempersiapkan pengamanan Pemilu 2014.

Editor : Kistyarini


22.05 | 0 komentar | Read More

Bupati: Paus Fransiskus Akan Kunjungi Kutai Timur


KUTAI TIMUR, KOMPAS.com - Bupati Kutai Timur, Isran Noor, mengundang Paus Fransiskus  untuk meresmikan Catholic Center di Sangatta. Paus Fransiskus pun sudah menyatakan kesediaannya.

Hal tersebut disampaikan Isran Noor saat memberikan sambutan dalam acara peresmian Christian Center, Sabtu (12/10/2013), bertepatan dengan hari ulang tahun ke-14 Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Di gedung yang terletak di Jalan Soekarno Hatta tersebut, Isran mengatakan dirinya, baik secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, telah menyurat kepada Sri Paus beberapa waktu lalu.

"Saya katakan bahwa masyarakat Indonesia sangat mendambakan kedatangan Sri Paus ke Indonesia. Dan saya berharap beliau bersedia meresmikan Catholic Center di Sangatta," katanya.

Ternyata surat tersebut telah mendapatkan balasan langsung dari Sri Paus. "Dalam surat yang menggunakan kertas khusus yang mengkilap, Sri Paus mengatakan bahwa dirinya bersedia datang dan memenuhi undangan ke Indonesia," katanya.

Namun Paus Fransiskus memberi catatan, kedatangannya baru bisa dilaksanakan setelah Desember 2013. "Beliau mengatakan sangat sibuk hingga akhir Desember 2013. Kalau setelah itu beliau bersedia datang, khususnya untuk Kutim dan Isran Noor," katanya.

Untuk rencana kedatangan tersebut, Isran menyatakan akan membuat persiapan maksimal. "Mendatangkan Sri Paus itu tidak mudah. Pengamanannya ekstra ketat, seperti kepala negara. Karena itu akan dilakukan persiapan maksimal," kata Isran.

Dalam peresmian Christian Center, Sabtu (12/10/2013), Isran menegaskan Kutai Timur merupakan miniatur Indonesia dalam konteks toleransi antarumat beragama. "Kondisi kondusif di Kutai Timur merupakan miniatur Indonesia dalam bertoleransi. Tidak pernah ada konflik agama. Dan pemerintah daerah tidak pernah berlaku diskriminatif kepada warganya," katanya.

Karena itu, Pemkab Kutim telah membangun pusat kegiatan umat beragama, masing-masing Islamic Center, Christian Center, dan Catholic Center, yang dananya bersumber dari APBD Kutim.

"Sebenarnya ide tentang pembangunan Islamic Center, Christian Center, dan Catholic Center di Sangatta, saya yang membuatnya. Termasuk konsep Gerdabangagri, ini ide saya. Cuma waktu Pak Awang jadi bupati, saya tidak berani mengakui. Etikanya seperti itu," kata Isran yang disambut aplaus dan tawa audiens.

Ia menjelaskan, sebelumnya Pemkab Kutim telah memiliki kebijakan untuk memberangkatkan tokoh masyarakat dalam perjalanan rohani secara rutin setiap tahunnya. Polanya, tokoh umat Islam diberangkatkan haji dan umrah, kalangan Kristiani diberangkatkan ke Yerusalem, kalangan Katolik diberangkatkan ke Vatikan, dan umat yang lain ke India.

"Namun saat ini pemerintah pusat tidak mengizinkan lagi pola tersebut. Sebenarnya saya merintih karena pola apresiasi ini tidak bisa berjalan lagi. Tolong doakan saya bisa memiliki kewenangan, kekuatan, dan kemampuan yang lebih untuk berbuat bagi seluruh bangsa Indonesia," katanya.

Sementara itu, Pendeta Dr Yerry Tawalujan, yang mewakili Dewan Gereja Pusat, sebagai Ketua I Bidang Masyarakat Persatuan Gereja Injili Indonesia, menyambut baik langkah Pemkab Kutim membangun Christian Center.

"Kami menilai Kutai Timur merupakan miniatur Indonesia dalam konteks toleransi. Terima kasih atas dukungan dari Bupati dan jajarannya. Semoga bupati-bupati dan gubernur yang lain bisa mengikuti apa yang dicanangkan Bupati Kutim," katanya.

Pendeta Yerry menilai peresmian gedung tersebut merupakan momentum yang harus dimanfaatkan dengan maksimal. "Semua elemen berhak untuk menggunakannya," katanya.

Dirinya pun berharap Bupati Kutim bisa mewakili Indonesia dalam menyampaikan kabar baik ke dunia, bahwa warga Indonesia bisa menjalani kehidupan yang rukun, damai, dan sejahtera.

Editor : Kistyarini


22.05 | 0 komentar | Read More

iPhone 5S Bermasalah Seperti Windows PC

Written By bopuluh on Minggu, 13 Oktober 2013 | 22.05

Blue screen pada iPhone 5S

KOMPAS.com - Pengguna Windows pasti akrab dengan "Blue Screen of Death" (BSOD) alias layar biru berisi pesan error yang muncul apabila sistem mengalami crash.

Kalau sudah nongol, maka jalan satu-satunya untuk membuat komputer kembali bekerja adalah dengan melakukan restart.

Hal semacam itu ternyata bukan monopoli Windows semata, melainkan bisa juga terjadi pada Apple iPhone 5S.

Sebagaimana dilansir The Verge, sejumlah pengguna melaporkan kasus di mana smartphone populer itu berhenti berfungsi (hang) dengan layar biru dan melakukan restart dengan sendirinya.

Kejadian blue screen ini disinyalir berkaitan dengan bug pada suite aplikasi iWork yang dipaketkan bersama seluruh perangkat iOS terbaru.

Pengguna mengeluhkan kejadian blue screen pada iPhone 5S lewat Twitter

Sebuah video memperlihatkan bahwa BSOD pada iPhone 5S muncul ketika pengguna melakukan multitasking, berpindah-pindah antar aplikasi yang sedang berjalan.

Beberapa pengguna juga melaporkan bahwa iPhone 5S mereka seringkali melakukan reboot sendiri secara acak selagi dipakai.

Apple sendiri sebelumnya telah merilis update iOS 7.0.2 untuk mengatasi bug keamanan layar lock scren pada sistem operasi tersebut. Tapi masalah reboot mendadak masih terus terjadi.

Pengguna yang mengalami masalah ini menyalurkan keluhan lewat sejumlah thread di forum Apple dan posting Twitter. Crash yang berhubungan dengan iWorks kabarnya bisa diredam dengan mematikan fitur sinkronisasi iCloud untuk aplikasi Pages, Keynote, dan Numbers.


22.05 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger